Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Rukka Sombolinggi

AMAN Siap Melakukan Rekonsiliasi dengan Negara

Salam Perspektif Baru,

Kali ini kita akan bicara mengenai rekonsiliasi masyarakat adat dengan negara. Tamu kita adalah Rukka Sombolinggi, Deputi II Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). AMAN adalah organisasi kemasyarakatan (ORMAS) independen yang anggotanya terdiri dari komunitas-komunitas Masyarakat Adat di berbagai penjuru Nusantara. Rukka aktif menyuarakan hak-hak masyarakat adat di... Baca ›

Edisi 999 | 18 Mei 2015 | 0 Komentar


Berita PB

  • Perencanaan Penggunaan Lahan Berkelanjutan Harus Akomodasi Peta Partisipatif

    Bogor, 21 Mei 2015 Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota dan provinsi harus mengakomodasi penuh Perencanaan Penggunaan Lahan Berkelanjutan (PPLB) agar dapat mewujudkan penggunaan dan pemanfaatan tanah yang lebih detail dan jelas wilayah kelola masyarakat, sehingga pada akhirnya akan mengurangi konflik lahan.


    22 Mei 2015
  • Mewujudkan Hutan Indonesia Memasuki Musim Semi

    JAKARTA, 22 Januari 2015 Memasuki tahun 2015 menjadi awal yang terang setelah melawati tahun 2014 yang dinobatkan menjadi tahun terpanas. (Source: http://sains.kompas.com/read/2015/01/18/21121291/2014.Tahun.Terpanas.Perubahan.Iklim.Nyata
    23 Jan 2015

  • Hutan Indonesia Masuk Musim Semi

    Perubahan kepemimpinan nasional secara demokratis dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Joko Widodo (Jokowi) membawa angin perubahan ke sektor hutan Indonesia. Tanpa memasuki musim dingin, kebijakan Presiden setelah mengunjungi hutan gambut Riau mempercepat perubahan musim itu.


    02 Jan 2015
  • Pembebasan Saya Harus Ditindaklanjuti Pembentuk Badan Khusus

    Pembebasan aktivis hak-hak agraria rakyat Eva Susanti Bande melalui grasi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat 19 Desember 2014 merupakan hari bersejarah bagi politik hukum bangsa kita terkait perlakuan negara atas kaum pergerakan. Itu adalah grasi pertama yang diberikan Presiden Jokowi kepada aktivis. Jokowi memberikan grasi kepada Eva bersamaan memperingati Hari HAM Internasional. Presiden melihat Eva sebagai pejuang HAM dikriminalisas
    23 Des 2014

  • IF NOT US, THEN WHO?

    The video Dayaks and Drones explores a key element of the climate crisis by asking a very basic question -who is protecting our forests?


    19 Sep 2014
  • Kerugian Kebakaran Hutan Riau Rp10 Triliun
    Sumber: Media Indonesia | Rabu, 10 September 2014 Deputi III Kementrian Lingkungan Hidup Arief Yuwono menjelaskan lebih dari 20 ribu hektare hutan di Provinsi Riau telah terbakar sejak 2013 hingga sekarang.
    10 Sep 2014

Perspektif Baru di Makassar, didukung oleh KAS

Komentar Terbaru

  1. salomo sinaga 25 Aug 2014 08:35 WIB
    Mohon informasi untuk kejar paket B wilayah ciawi dst nya..trimakasih...
    Dalam wawancara Dhanang Sasongko ›
  2. icha 23 Aug 2014 16:37 WIB
    boleh saya menanyakan lbh dalam mengenai penyakit thalasemia ? trimakasih. ...
    Dalam wawancara Rinnie Amaluddin ›
  3. icha 23 Aug 2014 16:33 WIB
    boleh saya menanyakan dalam mengenai penyakit thalasemia ? trimakasih. ...
    Dalam wawancara Rinnie Amaluddin ›
  4. yani wijaya 22 Aug 2014 16:10 WIB
    Dr gentur adalah dokter yg jarang ditemui pada zaman sekarang ini. Lebih memikirkan pasien dr pd keuntungan. Saluttttttt...
    Dalam wawancara Dr. Gentur Sudjatmiko SpBP ›
  5. unggul joko setyono 17 Aug 2014 12:09 WIB
    saya pengen jadi pelatih tapi saya tidak pnya uang daftar,dl ikut s3 di semarang tp 1 bulan aja karna gk ada biaya,boleh gk saya jadi asisten pelatih dl dan dapat untuk sekolah pelatih,karna saya meliat bakat bola bnyak,tp hrus sekolah dl,mohon bantuanya,terima kasih,saya pengen gunakan formasi 3-3-...
    Dalam wawancara Timo Scheunemann ›
  6. melisya 03 Aug 2014 18:25 WIB
    Informasi penting apa aj yg bsa d dpt?...
    Dalam wawancara Andre ›
  7. Muhamad Sobirin 29 Jul 2014 09:19 WIB
    Coach saya mo tanya ? gimana caranya mendapatkan buku pedoman kepelatihan buat pegangan guru,...? Terimakasih......
    Dalam wawancara Timo Scheunemann ›