Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Arsip Wawancara

1-10 dari 48 wawancara

  • Photo Bintang Tamu
    Lim Wen Sin:
    Penyelamatan Burung Elang
    Perspektif Baru kali ini menghadirkan tamu seorang yang cukup lama aktif mengamati burung, Lim Wen Sin. Dari namanya Anda sudah dapat menduga tamu kita ini keturunan Tionghoa.  Bukan itu yang paling penting, tapi pekerjaannya sekarang yang mungkin kita abaikan selama ini adalah sesuatu yang penting dalam kehidupan umat manusia.
    Saat generasinya lebih cenderung mengerjakan suatu bisnis, Lim Wen Sin lebih memilih kegiatan di tengah hutan dan jauh dari keramaian yaitu mengamati dan penyela... Baca ›

    Edisi 512 | 30 Des 2005 | 5 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    PROFIL: Hendrik:
    Belajar berenang secara alamiah
    Mulai hari ini Perspektif Baru memperkenalkan Profil , wawancara yang disajikan dalam format ringkasan. Profil memperluas persaudaraan Perspektif Baru mencakup orang yang belum sempat mendapat wawancara lengkap. Paling tidak, kita disadarkan akan luas dan ragamnya dunia Perspektif Baru. Pada kesempatan pertama ini kami perkenalkan Saudara Hendrik, profesional dalam bidang instruksi renang.... Baca ›
    Edisi 9001 | 27 Des 2005 | 115 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Abdul Karim:
    Masukkan Rakyat Kedalam Kekuasaan
    Satu kata yang pasti sudah akrab sekali yaitu "Lapar". Tapi kata "Lapar" ini tidak seperti yang biasa Anda bayangkan. Bukan orang kelaparan tapi tetap orang lapar, hanya  memiliki arti yang lain. Kadang-kadang orang perlu memberi arti tertentu seperti mungkin mengejek atau memberi makna yang berbeda dari pengertian umum. Saya tidak tahu dan nanti saya tanya sama tamu kita yaitu Abdul Karim.
    Dia adalah seorang penggiat dan aktivis di Yayasan Lapar yaitu Lembaga Advokasi dan Pendidikan An... Baca ›

    Edisi 511 | 26 Des 2005 | 3 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Hamid Paddu:
    Desentralisasi Tanpa Kesetaraan

    Halo para pembaca Perspektif Baru, Anda kembali bersama saya, Wimar Witoelar. Kali ini tamu kita Hamid Paddu, Dosen Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas). Dia alumnus Sarjana Strata Satu (S1) Unhas yang melanjutkan studi pascasarjana di University of Philippines di Filipina.

    Seperti biasa kita akan mengangkat visi pandangan dari seseorang secara personal, subyektif mengenai masalah yang sangat publik. Kali ini adal... Baca ›
    Edisi 510 | 16 Des 2005 | 4 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Methodius Kusumahadi:
    Pendidikan Politik Secara Diam-diam

    Selamat bertemu kembali para pembaca. Terima kasih atas perhatian Anda setiap minggu terhadap Perspektif Baru. Di dalam acara ini kami mengundang tamu-tamu yang menurut kami sangat layak untuk didengar suaranya. Ada orang yang tidak terkenal dan ada yang terkenal. Tamu kita hari ini sangat terkenal di dunia Lingkungan Swadaya Masyarakat (LSM) yaitu Bapak Methodius Kusumahadi. Saya mengenal Pak Meth jauh sebelum mengerjakan acara ini karena saya juga suka ikut dalam LSM. <... Baca ›
    Edisi 509 | 10 Des 2005 | 2 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Bustanul Arifin:
    Motif Buruk Pengaturan Beras
    Kita akan berbicara mengenai agriculture economics (ekonomi pertanian), khususnya isu yang menarik untuk pers dan sebetulnya juga ingin diketahui awam yaitu masalah impor beras. Tapi sebagai pendahuluan, kalau Anda merasa tidak begitu mengerti mengenai ekonomi pertanian, ekonomi beras, dan sebagainya, jangan takut karena saya juga tidak mengerti dan saya tahu masalah ini sangat sulit. Ini bukan hanya dari segi perhitungannya secara ekonomi politik dan bukan hanya di Indonesia saja. Tapi d... Baca ›
    Edisi 508 | 02 Des 2005 | 7 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Denny Indrayana:
    Pembasmian Korupsi Harus Dimulai dari Peradilan
    Selamat bertemu kembali pembaca di seluruh Tanah Air dengan saya, Wimar Witoelar. Tamu kita sekarang Denny Indrayana. Dia adalah Direktur Executive Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Peradilan Indonesia (Indonesian Court Monitoring - ICM) dan pengajar di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada. Denny meraih gelar LL.M. di University of Minnesota, dan terakhir meraih  Doktor di University of Melbourne di mana saya juga pernah bertemu.
    Saya banyak membaca tulisan, berita, dan kegiata... Baca ›

    Edisi 507 | 25 Nov 2005 | 5 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Rasdullah, Pemimpin Tukang Becak:
    Rakyat Miskin karena Korupsi
    Selamat bertemu kembali para pembaca Perspektif Baru dengan Wimar Witoelar. Tamu kita sekarang adalah Bapak Rasdullah. Dia adalah penarik atau pengemudi becak di Jakarta Utara yang mulai terkenal ketika dulu mencalonkan diri menjadi salah seorang dari 76 bakal calon gubernur DKI Jaya periode 2002-2007. Langkahnya tersebut membuat dirinya seperti selebriti dengan ditampilkan dimana-mana.
    Dia berusia 41 tahun, kelahiran Cirebon dan seorang yang belajar dari kehidupan di luar jalur formal yaitu... Baca ›

    Edisi 506 | 17 Nov 2005 | 5 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Agus Suwage:
    Kebebasan Seni Tidak Pernah Tercapai
    Beberapa waktu lalu acara pameran lukisan di Museum Nasional terpaksa harus ditutup lebih awal akibat ada beberapa atau sekelompok orang yang merasa terganggu dengan adanya lukisan berobjek artis nasional Anjasmara yang dinilai pornografi. Lukisan tersebut karya kolaborasi antara Seniman Agus Suwage dan Photograper Davy Linggar. Pada kesempatan ini kita akan berbincang dengan Agus Suwage mengenai kebebasan berekspresi lewat seni di Indonesia.
    Agus Suwage menyatakan membuat karya tadi berdasar... Baca ›

    Edisi 505 | 10 Nov 2005 | 22 Komentar
  • Photo Bintang Tamu
    Daniel Perret:
    Batuan Membuka Masa Silam Indonesia
    Selamat berjumpa kembali di Perspektif Baru dengan saya Faisol Riza. Kali ini kita akan membicarakan sesuatu yang agak lain. Kalau biasanya saya lebih banyak mengangkat tema-tema politik tapi sekarang akan berbicara tentang arkeologi dan aktifitas sebuah lembaga penelitian bernama Ecole francaise d'Extreme-Orient (EFEO). Ini lembaga penelitian arkeologi Francis dan  tamu kita kali ini Dr Daniel Perret. Dia adalah direktur EFEO dan seorang arkeolog yang punya perhatian sangat besar terhadap ... Baca ›
    Edisi 504 | 01 Nov 2005 | 2 Komentar

‹ Sebelumnya | Berikutnya ›