Perspektif Baru didukung oleh Yayasan Konrad Adenauer
Selengkapnya ›

Sindikasi:

eXTReMe Tracker

Arsip Wawancara

1-10 dari 28 wawancara

  • Ir. I. Emir Moeis, MSc:
    Pihak Lain Harus Diajak Sediakan Listrik Untuk Rakyat

    Pemerintah dalam hal ini Presiden Megawati beberapa hari yang lalu meminta kepada DPR agar mempercepat proses pembahasan rancangan undang-undang kelistrikan dan surat utang negara menjadi undang -undang. Menurut Presiden, kedua Undang-undang tersebut penting bagi proses pemulihan ekonomi. Khusus untuk RUU kelistrikan, ini tentu juga diharapkan mampu menjadi salah satu pegangan bagi pemerintah dan semua pihak dalam mengatasi krisis listrik. Kenapa ini penting, karena kondisi keli... Baca ›
    Edisi 333 | 01 Aug 2002 | 0 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    KRMT Roy Suryo Notodiprojo:
    Teknologi Informasi Termasuk Kebutuhan Dasar

    Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Pendengar kita berjumpa lagi dalam program rutin kita Perspektif Baru. Teknologi terutama tekhnologi informasi oleh sebagian besar orang dianggap sebagai sesuatu yang rumit, karena itu justru cenderung dihindari. Selain itu ada anggapan bahwa teknologi itu mahal dan hanya bermanfaat untuk sebagian kalangan saja. Anggapan itu masih dominan di kalangan masyarakat kita. Padahal secara esensial, teknologi diciptakan untuk kepentingan masy... Baca ›
    Edisi 331 | 16 Jul 2002 | 2 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Dr. Polin L. R. Pospos:
    Pelaksanaan Otonomi Daerah Tidak Seperti Yang Diharapkan

    Manfaat yang diperoleh daerah dari pelaksanaan otonomi daerah tentu tidak hanya dibatasi pada makin besarnya kekuasaan politik yang dimiliki pemerintah lokal dan makin besarnya pembagian kekayaan negara untuk pemerintah lokal. Salah satu keuntungan yang harusnya diperoleh adalah perbaikan kualitas pendidikan dengan adanya otonomi pendidikan. Daerah bisa lebih berkonsentrasi mengembangkan berbagai keunggulan daerahnya untuk dirumuskan dalam kebijakan pendid... Baca ›
    Edisi 330 | 09 Jul 2002 | 1 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Sri Redjeki Soemaryoto, SH. :
    Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan Tanggung Jawab Semua

    Walaupun secara kuantitas jumlah kaum perempuan di Indonesia lebih besar dari kaum pria, posisi perempuan masih marginal. Berbagai peraturan dan regulasi, banyak yang belum berpihak pada kaum perempuan. Yang paling sederhana adalah soal perlindungan kaum perempuan terhadap ancaman yang datang dari dalam keluarganya sendiri yang selama ini hanya dianggap sebagai persoalan domestik. Padahal, tidak sedikit perlakuan kasar dan pelecehan terhadap perempuan terjadi dalam konteks ini. ... Baca ›
    Edisi 329 | 02 Jul 2002 | 0 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Hendrawan:
    Prestasi Butuh Pengorbanan

    Ditengah-tengah hingar-bingar penyelenggaraan Piala Dunia 2002 kita tentu tidak mungkin melupakan kemenangan manis Indonesia di final Piala Thomas yang baru berakhir kemarin. Lambang supremasi bulu tangkis dunia itu berhasil kita raih untuk kelima kali berturut-turut. Tidak ada satu negara pun yang mampu menyamai prestasi itu saat ini. Kalau kita berbicara mengenai piala Thomas, kita tidak mungkin tidak berbicara mengenai Hendrawan, pahlawan kemenangan Indonesia pada saat itu. H... Baca ›
    Edisi 328 | 25 Jun 2002 | 0 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Mira Lesmana:
    Ide Film Harus Datang Dari Hati

    Beberapa waktu yang lalu kalau kita berbicara film nasional berarti kita berbicara tentang masa lampau dengan nama-nama yang sekarang sudah menjadi orang tua. Tapi sejak satu tahun terakhir kita kembali memiliki sesuatu yang layak untuk diperbincangkan tentang film nasional. Adalah Mira Lesmana dan beberapa teman-temannya dari Miles Production yang merupakan salah satu pionir pengembangan film nasional. Film-film yang dikerjakan oleh Mira bukan sekedar sukses secara ideal tapi j... Baca ›
    Edisi 327 | 18 Jun 2002 | 1 Komentar

  • Drs. Sugiharto, MM:
    Mutu Pendidikan Tergantung Pada Proses

    Seminggu yang lalu kita melihat anak-anak sekolah berpesta merayakan kelulusan mereka. Padahal sebetulnya memang belum ada pengumuman resmi. Tapi sebuah tradisi panjang tetap saja berlaku, yaitu coret-coretan baju. Anak-anak sekolah sekarang malah lebih explosive dengan rambut yang dicat warna-warni. Sekalipun banyak yang mengatakan bahwa tindakan ini kurang produktif, inilah wujud ekspresi anak muda yang baru lulus sekolah menengah. Fenomena ini hampir terjadi dalam setiap gene... Baca ›
    Edisi 326 | 11 Jun 2002 | 2 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Ishadi SK:
    Publik Harus Dilindungi Dari Informasi Yang Salah

    Pada minggu ini kita akan berbicara tentang topik kebebasan memperoleh informasi yang mungkin belum banyak masyarakat menyadari pentingnya kebebasan ini. Banyak orang berpendapat bahwa satu-satunya hasil yang kita dapat dari gerakan reformasi yang dimulai 4 tahun lalu barulah berupa kebebasan yang berpendapat. Sementara itu banyak juga dimensi kebebasan yang lain yang mungkin kita belum peroleh secara maksimal misalnya kebebasan berorganisasi dan kebebasan memperoleh informasi. ... Baca ›
    Edisi 325 | 04 Jun 2002 | 1 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Mariani Akib Baramuli:
    Perlindungan Terhadap Perempuan Harus Diprioritaskan

    Pada tanggal 18 Desember 1979 Majelis Umum PBB telah menyetujui Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan atau Convention of the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women. Sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap masalah penyelamatan hidup perempuan ini, Pemerintah juga ikut serta menandatangani Konvensi tersebut pada tanggal 29 Juli 1980 di Kopenhagen, Denmark. Sebagai tindak lanjut penandatanganan tersebut, Konvensi yang mengha... Baca ›
    Edisi 324 | 28 Mei 2002 | 1 Komentar

  • Photo Bintang Tamu
    Edimon Ginting:
    Kenaikan Harga Akibat BBM Seharusnya Kecil

    Sama seperti kejadian-kejadian sebelumnya, kenaikan BBM pada tanggal 3 Mei kemarin juga menimbulkan reaksi yang keras. Ada demo mahasiswa, polemik di media massa serta yang paling memprihatinkan adalah munculnya pemogokkan masal angkutan kota di beberapa daerah di Indonesia. Umumnya mereka menuntut kenaikan tarif. Di sebuah wilayah di Jakarta para sopir angkutan kota menuntut kenaikan 20% tarif sebagai pengganti dari kenaikan harga bensin sebesar 9,3%. Kenaikan tarif transportas... Baca ›
    Edisi 323 | 21 Mei 2002 | 1 Komentar

‹ Sebelumnya | Berikutnya ›