Yesayas Oktovianus
Piala Dunia 2010
Edisi 742 | 14 Jun 2010 | Cetak Artikel Ini
Kali ini topik kita seputar momentum puncak sepakbola yang datang sekali dalam empat tahun, seputar Piala Dunia. Tamu kita adalah Yesayas Oktavianus, rekan bicara yang paling tahu mengenai Piala Dunia.Yesayas telah menjadi wartawan sepak bola sejak tahun 1980.
Menurut Yesayas, Piala Dunia 2010 sangat menarik karena sampai sekarang semua pakar tidak bisa menjagokan dengan pasti siapa yang berpeluang paling besar menjadi juara dunia. Dari tiga zona dunia yaitu Eropa, Amerika Latin dan Afrika, masing-masing wilayah mempunyai peluang.
Selain itu, kini muncul kekuatan baru dalam dunia sepak bola. Misalnya, kekuatan baru dari Eropa adalah Spanyol yang selama ini tenggelam di bawah kekuatan lain, seperti Jerman, Inggris ataupun Italia. Sedangkan dari Afrika adalah Pantai Gading. Karena itu dia menjagokan Spanyol, Brazil dan Pantai Gading sebagai tim yang berpeluang untuk maju ke babak empat besar.
Berikut wawancara Wimar Witoelar dengan Yesayas Oktovianus.
Siapa yang punya peluang terbesar menjadi juara dunia?
Kalau mau menyebut itu, kita perlu lihat dulu beberapa alasan. Belakangan ini muncul sebuah kekuatan baru dari Eropa, Spanyol yang selama ini tenggelam di bawah kekuatan lain, seperti Jerman, Inggris ataupun Italia. Spanyol muncul sebagai kekuatan baru dalam 2-3 tahun terakhir antara lain dengan menjuarai Piala Eropa dan materi pemainnya memang sangat lengkap dibandingkan dengan tim-tim lain yang akan hadir di Afrika Selatan. Kemudian dari Amerika Latin ada Brazil dan Argentina, yang paling tidak bisa mencapai tahap 4-8 besar atau final Piala Dunia. Dari Afrika juga ada beberapa tim yang sebetulnya cukup menjanjikan.
Siapa tim yang menonjol dari wilayah Afrika itu?
Saya kira dari lima wakil Afrika ada dua tim kuat yaitu Kamerun dan Pantai Gading. Tiga tim lainnya yaitu Aljazair, Nigeria, dan Afrika Selatan mungkin tidak cukup kuat. Namun jika saya ditanya kira-kira siapa yang berpeluang terbesar meraih Piala Dunia, mungkin masih akan tetap diraih oleh tim-tim yang langganan empat besar atau tim-tim langganan finalis Piala Dunia.
Apakah berarti ini akan menjadi Piala Dunia yang menarik karena tidak ada yang dominan?
Betul, menarik karena sampai sekarang pun semua pakar tidak bisa menjagokan dengan pasti siapa yang juara. Dari tiga zona dunia tadi yaitu Eropa, Amerika Latin dan Afrika, masing-masing wilayah saling punya peluang.
Kalau lebih mengerucut lagi mungkin saya bisa menjagokan Spanyol, Brazil dan Pantai Gading dari Afrika. Tiga tim itu berpeluang untuk maju ke babak empat besar. Sedangkan untuk level kedua mungkin dari Eropa ada Inggris dan Jerman.
Menurut beberapa orang, Inggris agak dianggap enteng walaupun sebetulnya mereka solid. Saya setuju dengan Anda bahwa Inggris masuk lapisan kedua. Dalam Piala Dunia lalu, walaupun Jerman tidak diunggulkan namun pasti saja ke semi final ataupun final bahkan menjadi juara. Bagaimana peluang Jerman sekarang?
Jerman di bawah pelatih Joachim Loew cukup baik, sampai pada saat Michael Ballack divonis tidak bisa ikut. Sekarang masalahnya Ballack tidak ada karena Ballack adalah sosok yang paling diandalkan. Katakanlah komparasinya untuk Jerman adalah 7-4 jika di sana ada Franz Anton Beckenbauer. Walaupun Ballack ketika main di luar tim nasional (Timnas) Jerman tidak secemerlang permainannya di Timnas.
Dulu tidak ada yang kuat di luar Eropa dan Amerika Latin, tapi kemudian Afrika mulai diamati. Saya ingat pada Piala Dunia 1990 di Italia pada pertandingan pembukaannya Kamerun menggalahkan Argentina. Kalau bilang tim dari Afrika itu kuat, banyak sekali yang pernah kuat. Nigeria, Ghana, Pantai Gading, Aljazair, Maroko, Mesir, Afrika Selatan juga pernah kuat. Bagaimana mereka sekarang?
Afrika Selatan sekarang sebagai tuan rumah. Di mana-mana dan diperhelatan Piala Dunia atau Piala Eropa selalu tuan rumah menjadi salah satu yang favorit. Kita kembali dan saya sepakat dengan Anda saat bicara off air, semua berbalik kepada materi yang ada. Nah, Afrika Selatan tidak punya materi yang bagus, kecuali Steven Pienaar yang saat ini bermain di klub Everton di liga Inggris.
Apakah Afrika Selatan memang punya pemain di liga Inggris, Spanyol atau Italia?
Kebanyakan ada di Inggris. Ada dua pemain yang cukup menonjol Benni McCarthy di Blackburn Rovers, kemudian Steven Pienaar di Everton. Kedua pemain itu yang cukup menonjol, materi pemain lainnya hanya kelas menengah saja, sehingga mungkin saja mereka lebih diuntungkan oleh faktor sebagai tuan rumah dan supporter, selebihnya kekuatan teknis saya kira masih ada di papan tengah.
Saya iri kalau mendengar Australia berada di papan tengah, karena kita dulu gampang mengalahkan negara tetangga kita ini. Sekarang Australia bisa masuk Piala Dunia. Apakah mereka bisa dipandang sebagai tim yang kuat?
Australia ke Piala Dunia karena dia lolos dari zona Asia atau Asian Football Confederation (AFC). Dia memang kelihatan sangat super di sini. Namun ketika dia ada di ajang dunia mungkin di posisikan sama dengan level-level negara Afrika. Ketika dia menonjol di tahun 2006, Australia hampir mengalahkan Italia yang kemudian menjadi juara tahun itu dan sosok dibalik keberhasilan sementara Australia saat itu adalah pelatih Guus Hiddink.
Australia empat tahun lalu di Jerman sangat mengejutkan. Namun untuk kali ini beberapa pemain top mereka sudah mulai turun performanya karena usia senja. Yang muncul di tim Australia saat ini adalah lapisan baru yang belum mendapatkan banyak pengalaman di kompetisi Eropa. Jadi untuk Piala Dunia saat ini saya kira Australia masih berpartisipasi sebagai penggembira saja.
Sekarang mengenai tim Amerika Serikat (AS). Tadinya sepak bola bukan merupakan kekuatan AS, tapi ketika saya lihat di pertandingan Piala Konfederasi menunjukkan AS kuat. Bagaimana untuk tim AS saat ini?
Saya kira AS pun berada di kekuatan papan tengah. Fakta bahwa AS berhasil ke final Piala Konfederasi juga didukung oleh faktor-faktor non teknis yang ikut menunjang keberhasilan mereka. Katakanlah mereka mengalahkan Spanyol di semi final karena pertandingan dilakukan di dataran tinggi. Suatu kondisi yang sama sekali tidak diantisipasi tim Spanyol.
Pertandingan tersebut digelar di dataran tinggi sebuah kota di Afrika Selatan, kalau tidak salah 2.000 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut tidak diantisipasi oleh Spanyol sehinga mereka mengalami kekalahan mengejutkan. Tapi kalau kekuatan AS kita kembalikan ke kondisi menjelang Piala Dunia Afrika Selatan nantinya AS akan berada dalam kekuatan di level yang sama dengan Meksiko, keduanya dari zona yang sama, Amerika Selatan. Saya kira baik AS maupun Meksiko belum bisa membuat sesuatu yang besar di Piala Dunia kali ini.
Kalau kita lihat materi ada beberapa pemain yang sayang sekali tidak bisa ikut, tadi disebut Ballack, Michael Essien, terus David Beckham walaupun belum tentu dipasang pokoknya dia tidak bisa. Nah bintang-bintang super memang masih ada, seperti Ronaldo, Lionel Messi, Wayne Rooney. Menurut Anda, siapa kali ini pemain individu yang akan jadi bintang?
Kalau di sepakbola kebanyakan bintang yang muncul adalah pemain yang berposisi di depan karena sering membuat gol. Namun pernah juga kiper, lalu empat tahun lalu pernah pemain belakang. Kiper yang pernah menjadi bintang adalah Renat Dasayev dari Uni Soviet (kini Rusia)
Kiper Rusia menjadi pemain bintang, walaupun gawangnya kebobolan oleh gol Marco Van Basten dari Belanda?
Betul, itu gol spektakuler, dan saya menyaksikannya langsung di stadion juga saat Piala Eropa 1988 di Jerman. Saat itu Belanda menang 2-1. Gol pertama Belanda dari Van Basten dan gol keduanya hasil sundulan Ruud Gullit.
Sekarang kembali pada pemain-pemain bintang seperti Ronaldo, Wayne Rooney, dan Lionel Messi. Mereka ada di lini depan. Untuk menunjang sebuah prestasi dari seorang pemain depan, biasanya mereka dapat sokongan penuh dari pemain di lini tengah berupa supply-supply bola yang bagus sehingga menunjang ketrampilan bola mereka. Nah, kita lihat bahwa lini tengah Argentina selama ini tidak membesarkan Messi dengan memberikan supply yang baik. Kondisi ini sangat beda dengan ketika Messi bermain di Barcelona
Jadi Messi bermain lebih bagus di Barcelona daripada di Argentina, betulkah?
Ya, karena ia mendapat dukungan penuh dan diberikan keleluasan penuh oleh pelatih. "Anda bisa bermain semaunya tapi pemain lini tengah Barcelona sangat mendukung penuh permainan Messi. Sedangkan di tim Argentina, dukungan yang diperoleh Messi tidak maksimal.
Apakah itu karena tidak ada orangnya atau karena beda strategi?
Kadang-kadang dalam sepakbola, ego pemain bisa mengalahkan semuanya. Mereka bisa melihat Messi sebagai pemain baru dan junior.
Apalagi pelatihnya Maradona. Apakah itu juga berpengaruh?
Ya, Maradona mungkin merasa dia masih yang lebih baik hingga 2000 tahun lagi.
Sekarang ke Portugal, masih untung di sana ada Deco Souza yang bisa mengoptimalkan lapangan tengah. Saya kira Christiano Ronaldo mendapat satu bintang. Juga Wayne Rooney di Inggris, dia pemain yang punya fighting spirit tinggi, sama dengan Ronaldo dan Messi
Saya belum tahu pembagian poolnya. Manakah pool yang berat dan relatif ringan?
Saya kira yang paling ringan adalah grup H berisi Spanyol, yang melawan Swiss, Chile, Honduras. Juga grup A Uruguay, Afsel, Perancis, dan Meksiko. Jika tim terkuat tidak lolos akan sangat memalukan. Dari setiap grup ada dua tim untuk maju ke 16 besar.
Apakah tim Meksiko, Perancis, Uruguay, bisa dianggap kuat?
Uruguay dan Perancis memang yang diunggulkan dan diprediksikan akan lolos dari grup itu.
Bagaimana dengan peluang di Grup B yang terdiri atas tim Argentina, Nigeria, Korsel, Yunani?
Saya lebih cenderung menjagokan Argentina dan Nigeria. Yunani sudah lewat masanya. Sedangkan Tim Korsel mungkin akan lebih sebagai penggembira.Walaupun pernah masuk sebagai semi finalis di tahun 2002 di kandang sendiri dengan pelatih Guus Hiddink.
Bagaimana untuk Grup C yang berisi tim Inggris, Amerika, Aljazair, Slovenia?
Dari grup ini justru hanya satu yang saya unggulkan yaitu Inggris. Tiga tim lainnya akan ramai memperebutkan satu jatah yang tersisa. Slovenia cukup mengejutkan karena dia yang menyingkiran Rusia di zona Eropa.
Bagaimana dengan Grup D berisi Jerman, Australia, Serbia, Ghana?
Jerman akan mendapatkan satu jatah lolos pertama. Untuk tim kedua, saya lebih cenderung ke Ghana yang mungkin akan mendapatkan jatah lolos kedua.
Bagaiman untuk Grup E berisi Belanda, Denmark, Jepang, Kamerun?
Nah ini cukup ramai. Kalau tadi di Grup C kita hanya punya satu yang diunggulkan untuk lolos dengan mudah, di grup E justru tiga tim yang akan memperebutkan dua jatah, yaitu Belanda, Denmark dan Kamerun. Ini berat.
Banyak orang yang mengunggulkan tim Belanda. Apakah memang Belanda ini sekarang sedang kuat?
Tidak kuat sekali seperti kondisi Belanda di tahun 1974 dan 1978. Namun juga tidak lemah. Belanda berada di antara kelas menengah dan atas. Mereka akan bagus jika prestasi mereka sudah bisa dimulai dari babak penyisihan. Jika itu terjadi, mereka akan bisa mencapai babak final. Saya kira bisa, Belanda sudah dua kali menjadi finalis.
Bagaimana dengan tim Italia, Paraguay, Selandia Baru, Slovakia?
Selandia Baru dalam uji coba melawan Serbia menang 1-0. Serbia berada di grup D, namun saya kira itu hanya berada dalam tahapan uji coba saja jadi tidak bisa dijadikan ukuran mutlak. Jika Italia jelas calon kuat.
Bagaimana performa tim Italia sekarang dibandingkan dengan Italia yang juara dunia kemarin, bagaimana perbandingan kekuatannya?
Saya kira tim Italia di tahun 2006 masih sedikit lebih baik karena waktu itu Fabio Cannavaro terpilih pemain terbaik di World Cup, sekarang usianya sudah lanjut.
Brazil selalu saja favorit. Bagaimana peluang tim Brazil saat ini?
Brazil sudah lima kali juara. Terlalu sering menang dan terlalu sering main indah. Kadang-kadang meninggalkan gawangnya dan kebobolan, waktunya sudah habis, jadi kalahlah dia.
Brazil seperti Arsenal, betulkah?
Ya, dengan permainan cantiknya.
Kalau tidak dihitung pakai gol, misalnya pakai juri, maka dia juara?
Ya betul.
Dari tim-tim yang satu grup dengan Brazil yaitu Korea Utara, Pantai Gading, dan Portugal, siapa tim yang paling bisa mengkandaskan harapan Brazil?
Bisa juga Pantai Gading nantinya. Kalau untuk Portugal, saya kira Brazil mungkin masih berhasil melewatinya.
Yang saya kenal di Pantai Gading ada Didier Drogba dan Kolo Habib Touré, apakah selain mereka memang kualitas pemainnya rata?
Ya, kebanyakan pemain Pantai Gading ada di liga Eropa sehingga mereka mempunyai kekuatan yang ampuh.
Bagaimana mengenai tim Spanyol, Swiss, Honduras, Chile?
Saya lebih cenderung ke Chile.
Dari segi benua, paling tidak ada evolusi dimana Afrika menjadi benua ketiga setelah Eropa dan Amerika Latin. Apakah nantinya Afrika akan tersusul Asia atau tidak?
Saya kira sudah tersusul dari segi kualitas sepak bolanya, terutama tim Jepang, Korea Utara dan Korea Selatan. Selain itu, ada beberapa pemain Asia di di Belanda, Jerman, Inggris.




