Berita PB ›
Perspektif Baru Live di Palembang
26 Apr 2007| Cetak Artikel Ini
Setelah selesai mengadakan Perspektif Baru Live di Universitas Airlangga Surabaya, tim Yayasan Perspektif Baru yang disponsori oleh Konrad Adenauer Stiftung mengunjungi Palembang untuk acara yang sama. Talk show Perspektif Baru Live yang berlangsung dua jam lebih ini dilaksanakan pada tanggal 23 April 2007 di Ruang Serbaguna Program Pasca Sarjana (PPS) Universitas Sriwijaya dengan jumlah peserta hadir lebih dari 300 orang yang terdiri dari mahasiswa dan kalangan perguruan tinggi, pemerintah daerah dan partai serta organisasi masyarakat.

Pembicara dalam talk show adalah Prof. Amzulian Rifai yang menjabat sebagai Ketua Program Studi Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Sriwijaya dan Jaleswari Pramodhawardani, salah satu host Perspektif Baru yang juga Peneliti pada Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan-Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sedangkan Wimar Witoelar menjadi pemandu acara yang sangat santai namun berisi ini.
Talk show di Palembang ini masih mengangkat tema yang sama yaitu demokrasi dan pluralisme. Tema yang kelihatannya sederhana ini ternyata menarik perhatian para peserta di Palembang yang antusiasmenya sangat dapat dirasakan dalam acara ini. Tidak hanya mahasiswa yang bertanya, tapi juga dosen dan pegawai pemerintah daerah juga antusias bertanya dan berkomentar. Banyak sekali pertanyaan dari peserta sehingga tidak semuanya memperoleh kesempatan. Hal menarik yang dapat disimpulkan dari pertanyaan dan komentar para peserta adalah mereka sebetulnya memiliki keinginan yang sama untuk menjalankan demokrasi dan pluralisme dalam kehidupan sehari-hari, namun ternyata itu masih belum mudah dilakukan karena di luar sana masih banyak kendala.

Acara Perspektif Baru Live berakhir dengan sangat meriah, dimana hampir seluruh peserta itu maju ke depan untuk foto maupun minta tanda tangan Wimar Witoelar dan Jaleswari Pramodawardhani sebagai kenang-kenangan. Ada yang minta tanda tangan di buku Wimar Witoelar yang kebetulan dibagikan kepada 10 penanya terbaik, atau di notes book Perspektif Baru Live, bahkan di tas Perspektif Baru Live yang dibagikan ke peserta.

Selain acara Perspektif Baru Live ini, untuk memaksimalkan kedatangan Wimar Witoelar ke kota Palembang, Yayasan Perspektif Baru bersama panitia lokal, Radio DPFM juga mengatur beberapa wawancara media untuk mempromosikan acara. Sehari sebelum acara di kampus, Wimar menjadi tamu dalam talk show interaktif radio DPFM dan diwawancara oleh salah satu harian terbesar di Palembang, Sriwijaya Post. Sedangkan setelah acara kampus, Wimar juga diwawancara oleh beberapa media cetak serta menjadi narasumber di TVRI Palembang yang disiarkan dengan format talk show interaktif bersama Prof. Amzulian Rifai.

Secara keseluruhan kunjungan Yayasan Perspektif Baru ke Palembang berjalan sangat baik dan efektif. Pemberitaan media yang dihasilkan meliputi 4 artikel dan 1 berita foto. Dan satu hal yang menggembirakan adalah komentar kepuasan para peserta dan pihak kampus terhadap acara ini, bahkan beberapa peserta dan media sudah meminta Yayasan Perspektif Baru untuk mengadakan acara lagi di Palembang.




